Kajian plankton paska pembersihan tumpahan minyak di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Provinsi Lampung
Abstrak
Perubahan struktur komunitas plankton dapat menjadi salah satu indikator perubahan lingkungan akibat pencemaran minyak. Pencemaran minyak terjadi di sepanjang pesisir pantai kawasan konservasi Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas plankton, kelimpahan, indeks keragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi plankton di TWNC. Terdapat 4 kelas fitoplankton di kawasan perairan yaitu Cyanophyceae, Chlorophyceae, Bacillariophyceae dan Dinophyceae. Terdapat 7 kelas zooplankton di perairan yaitu Protozoa, Rotifera, Crustacea, Nematoda, Polychaeta, Gastropoda dan Diptera. Kelimpahan fitoplankton berkisar antara 708.694 – 14.295.651 sel/m3 , dengan indeks keragaman 0,38 – 1,64 (sedang), indeks keseragaman 0,14 – 0,75 (sedang sampai tinggi) dan indeks dominansi 0,29 – 0,88. Kelimpahan zooplankton berkisar antara 6.000 – 142.609 sel/m3 , indeks keragaman 0,9 – 1,77 (sedang), indeks keseragaman 0,5 – 0,91 (sedang sampai tinggi) dan indeks dominansi 0,19 – 0,58. Keberadaan plankton di kawasan TWNC tidak dipengaruhi oleh cemaran limbah minyak karena saat penelitian sudah tidak ditemukan adanya paparan limbah minyak.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Alianto, Hendri dan Suhaeni. 2018. Kelimpahan dan kelompok fitoplankton di perairan luar Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 10(3):683-697. https://dx.doi.org/10.29244/jitkt.v10i3.19561
Anggraini A, Sudarsono S dan Sukiya S. 2016. Kelimpahan dan tingkat kesuburan plankton di Perairan Sungai Bedog. KINGDOM: The Journal of Biological Studies 5(6):1-9. http://dx.doi.org/10.21831/kingdom.v5i6.5923
Aryawati R, Ulqodry TZ, Isnaini dan Surbakti. 2021. Fitoplankton sebagai bioindikator pencemaran organik di Perairan Sungai Musi Bagian Hilir Sumatra Selatan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 13(1):163-171
Badylak S, Philips EJ and Mathews AL. 2014. Akashiwo sanguinea (Dinophyceae) blooms in a subtropical estuary: an alga for the all seasons. Plankton and Benthos Research 9(3):147-155. https://doi.org/10.3800/pbr.9.147
Bellinger EG and Sigee DC. 2010. Freshwater algae: identification and use as bioindicators. John Wiley & Sons. United Kingdom.
Krebs CJ. 1985. Experimental analysis of distribution and abundance. Harper and Publisher Inc. Philadelphia.
Kruk M, Jaworska B, Barna IJ and Rychter A. 2016. How do differences in the nutritional and hydrological background influences phytoplankton in the Vistula Lagoon during a hot summer day? Oceanologia 58(4):341-352. https://doi.org/10.1016 /j.oceano.2016.05.004
Omand MM, D’Asaro EA, Lee CM, Perry MJ, Briggs N, Cetinic I and Mahadevan A. 2015. Eddy-driven subduction exports particulate organic carbon from the spring bloom. Science 348(6231):222-225. https://doi.org/10.1126/science.1260062
PP (Peraturan Pemerintah) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Perez P, Fernandez E and Beiras R. 2010. Fuel toxicity on Isochrysis galbana and a coastal phytoplankton assemblage: growth rate vs. variable fluorescence. Ecotoxicology and Environmental Safety 73(3):254-261. https://doi.org/ 10.1016/j.ecoenv.2009.11.010
Podkuiko L. 2013. The effects of two crude oil solutions to phytoplankton species [Thesis]. University of Tartu. Tartu.
Quigg A, Parsons M, Bargu S, Ozhan K, Daly KL, Chakraborty S, Kamalanathan M, Erdner D, Cosgrove S and Buskey E. 2021. Marine phytoplankton responses to oil and dispersant exposures: knowledge gained since the Deepwater Horizon oil spill. Marine Pollution Bulletin 164:112074. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul. 2021.112074
Susammesin VA, Nurrachmi I dan YusniIkhwan S. 2015. Hubungan kandungan minyak dengan kelimpahan diatom di Perairan Meral Karimun Provinsi Kepulauan Riau [Skripsi]. Universitas Riau. Riau.
Taş S, Okuş E, Ünlü S and Altiok H. 2010. A study on phytoplankton following ‘Volgoneft-248’ oil spill on the north-eastern coast of the Sea of Marmara. Journal of the Marine Biological Association of the United Kingdom 91(3):715-725. https://doi.org/10.1017/S0025315410000330
Yunandar, Effendi H, Widiatmaka and Setiawan Y. 2020. Plankton biodiversity in various typologies of inundation in Paminggir peatland, South Kalimantan, Indonesia on dry season. Biodiversitas 21(3):1012-1019.




_mini_size.jpg)








_10241.png)


